jump to navigation

Jadilah Muslim yang Bijak 21 Desember 2007

Posted by superbejo in Tidak terkategori.
1 comment so far

Sudah saatnya untuk menyatukan ummat muslim sedunia dalam berbagai hal. Satu hal yang terpenting adalah penentuan 1 syawal. Tahun ini di Indonesia terjadi 5 kali 1 syawal. Hal ini sangat disayangkan, karena sangat mustahil ada 5 kali 1 syawal dalam satu tahun.Sudah saatnya kita mengubah paradikma tentang melihat bulan dalam menentukan 1 syawal, karena islam sekarang sudah menyebar di seluruh dunia, bagaimana dengan Jepang atau negeri lain yang tak pernah melihat bulan karena posisi garis lintangnya memang tidak memungkinkan melihat bulan?
Mari kita satukan visi untuk kemaslahatan ummat, bukan mementingkan ketenaran organisasi atau golongan saja. Menurut hemat kami dalam satu tahun hijriyah hanya boleh ada dua 1 syawal, yaitu di belahan bumi bagian barat dan belahan bumi bagian timur.

Untuk Indonesia harus sama dengan Arab Saudi, karena Indonesia berada pada belahan bumi yang sama dan yang terpenting lagi adalah karena semua ajaran Islam berporos pada kejadian yang ada pada Makkah dan sekitarnya. Misalnya pada saat di Makkah sedang melaksanakan wuquf di Arafah, maka seluruh ummat islam yang ada di belahan bumi yang sama dengan Mekkah disunatkan berpuasa. Dengan demikian kalau di Mekkah melaksanakan solat idul adha maka kita juga harus sholat idul adha juga. Itulah yang seharusnya. Ini memang suatu wacana yang harus bisa direalisasikan oleh pemimpin islam sedunia. Amiiin.

HUKUM YANG TERBUNGKUS DAUN TALAS 29 November 2007

Posted by superbejo in Tidak terkategori.
2 comments

Murid                    : Supremasi hukum itu apa pak Guru?

Guru                      : Sebelum saya jawab, adakah di antara kalian yang mau menjawab?

Murid                    : Hukum itu harus ditegakkan untuk siapa saja pak guru.

Guru                      : Benar ! itulahh maksud dari supremasi  hukum.

Begitulah kiranya hukum diajarkan di sekolah dengan harapan semua warga sekolah, masyarakat agar sadar terhadap hukum yang berlaku di negeri ini. Namun di balik idealnya suatu hukum telah terjadi pengingkaran terhadap hukum yang dilakukan oleh orang yang mengerti hukum.

Di Banjarmasin seorang jaksa yang terbukti  menggunakan sabu-sabu terbebas dari hukum lantaran polisi salah prosedur penangkapan, padahal sang jaksa sudah mengakui telah menggunakan sabu-sabu bersama istrinya sejak dia bertugas di Palangkaraya.

Tomy Suharto telah terbukti telah melakukan pembunuhan terhadap jaksa, hanya dihukum kurang dari 3 tahun.

Banyak aparat penegak hukum terlibat dalam pembalakan liar terbebas dari hukum lantaran tidak adanya bukti yang kuat untuk dijadikan tersangka.

Itu semua adalah anomali dari hukum yang hanya berpihak pada penguasa, sementara hukum bagi orang sipil tidak pernah ada kompromi.

Bukti pelanggaran hukum bagi penegak hukum sulit ditemukan karena mereka tahu persis bagaimana menghindar dari hukum. Misalnya, mengapa pada kasus  illegal loging tidak pernah tertangkap pelaku utamanya? Padahal kayu hasil jarahannya selalu diangkut lewat darat dan air yang pasti diketahui oleh polisi kehutanan, polisi, tentara dan masih banyak lagi yang mengetahuinya.

Murid                    : Apakah mereka tidak melihat?

Guru                     : Bagaimana mereka bisa melihat kalau matanya ditutupi uang oleh cukong kayu.

Murid                    : Mengapa mereka tidak dijerat hukum?

Guru                      : Bagaimana bisa dijerat hukum kalau tidak ada bukti yang kuat.

Murid                    : Mengapa tidak pernah diketemukan bukti?

Guru                      : SEBAB PADA SAAT MEREKA MENERIMA UANG DARI CUKONG KAYU, MEREKA  TIDAK   MAU MENANDATANGANI KWITANSI.

Murid                   : Hore !!! pak guru memang pintar.

Guru                     : Saya sih biasa-biasa saja! Yang pintar yah…. Yang mengakali hukum tadi.

KIAT MENDIRIKAN ALIRAN/SEKTE BARU 4 November 2007

Posted by superbejo in Tidak terkategori.
5 comments

 

Tapi Kebenaran Lalu Jadi Rumit andaikata ke-takbenar-an, yang dibenarkan ( Jujun S. Suriasumantri, 1987).

Aguste Rodin ( 1840 – 1917) telah membikin patung Homo Sapiens, sebagai maskot manusia yang paling unggul dalam berpikir. Hampir tak ada masalah yang menyangkut perikehidupan manusia yang terlepas dari jangkauan pikirannya, dari soal yang paling remeh sampai soal yang paling asasi, dari pertanyaan sarapan pagi sampai persoalan surga dan neraka di akhir nanti. Berpikir itulah yang mencirikan hakekat manusia dan karena berpikirlah dia menjadi manusia.

Sekarang lagi trend aliran/sekte baru sekaligus menjadi Rasul dari aliran/sekte tersebut. Yang menjadi pertanyaan adalah “ mengapa aliran/sekte baru tersebut telah merebut banyak simpatisan?”.

Berikut ini adalah kiat untuk mendirikan aliran/sekte baru:

1.       Perhatikanlah kebutuhan hidup riil manusia, misalnya : kodrat manusia yang harus makan setiap hari. Maka penuhilah kebutuannya niscaya mereka pasti akan ikut anda, karena mereka merasakan bahwa Andalah malaikat penyelamat sejadi dalam kehidupannya. Ingat banyak terjadi Iman Manusia telah tertukar dengan satu dos Indomie. Dan bagi golongan yang kehilangan ummatnya jangan marah, karena selama ini kan Anda tidak memperhatikan ummat Anda.

2.       Perhatikan kebiasannya, misalnya : jika mereka jarang atau bahkan tak pernah solat, maka dirikanlah aliran yang tanpa mengharuskan ummatnya untuk solat. Contoh aliran Al- Qiyadah.

3.       Perhatikan kesenangannya, misalnya mereka suka hiburan. Maka dirikanlah aliran/sekte yang dalam ibadahnya penuh nuansa  hiburan.

Apakah ini sesat?

Pada dasarnya sesat atau tidaknya aliran/sekte adalah tergantung pada kaca mata pemirsa, karena pada dasarnya kesesatan itu akan tampak jika yang melihat adalah orang yang di luar aliran/sekte tersebut. Sedangkan orang yang ada dalam aliran/sekte tersebut jelas tidak sesat karena mereka telah mengikuti aturan yang telah tersurat dalam kitabnya.

Siapa yang salah?

Di negara komunis justru manusia yang beragama yang dianggap salah, karena komunis tidak mengakui adanya tuhan, tetapi bagaimana dengan Indonesia yang tidak mengikuti paham komunis? Bukankah tuhan sudah berfirman “ Tidak ada paksaan dalam beragama”? lagi pula di Indonesia kan sekarang banyak dilegalkan berbagai macam agama dan kepercayaan, bahkan aliran kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa yang belum punya kitab saja boleh berkembang .

Bagaimana dengan fatwah MUI?

      MUI selalu menjadi pemenang di akhir episode(lakon), selalu lamban dan cenderung dikendalikan oleh pemerintah, tidak independen. Ingatkah Anda dengan undian  SDSB? SDSB sudah nyata judi dan telah lama berjalan (± 5 tahun), baru kemudian keluar fatwah MUI bahwa SDSB hukumnya haram. Untuk itu saya punya pesan untuk MUI :

1.      Hendaknya lebih proaktif dalam membina ummat, jangan menjadi lembaga yang Exclusive.

2.      Hilangkan kesan bahwa Islam di Indonesia berkembang tanpa sengaja, bersegeralah jemput bola, jangan menunggu bola.

3.      Buatlah aturan baku tentang ajaran Islam yang benar sesuai tuntunan Rasulullah.

4.      Cegalah ormas islam yang anarkhis, karena image manusia menjadi tidak simpati melihat islam. Bukankah Muhammad menyuruh ummatnya untuk bersabar?

5.      Terbitkan SK da’i , sehingga tidak sembarang orang bisa menjadi da’i yang justru menyesatkan banyak ummat.

6.      Buatlah Nota Kesepakatan terhadap ormas islam, sehingga hanya ada satu islam.

  

Diproteksi: Intelek Muslim yang Bodoh 1 November 2007

Posted by superbejo in Tidak terkategori.
Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:


RENUNGAN 1 November 2007

Posted by superbejo in Tidak terkategori.
1 comment so far

“Jika aku harus berkata jujur, maka aku harus berbohong” itulah realita yang harus kita hadapi dalam menghadapi birokrasi yang ada di dunia ini atau lebih tepatnya di Indonesia, karena aku belum pernah ke luar negeri.

Belum lama aku ikut berkecimpung dalam urusan BIS(Bantuan Imbal Swadaya), BOMM(Bantuan Operasional Manajemen Mutu), pada awalnya aku tidak biasa urusan suap-menyuap(kecuali menyuapi anakku) akan tetapi lama kelamaan aku menjadi terbisa karena tidak ada jalan lain.

Pada saat sosialisasi memang tidak ada satupun petunjuk tentang biaya upeti, hadiah atau sebangsanya, tetapi pada kenyatannya itu hanya bualan saja.

Mudah-mudahan nanti aku bisa nego dengan tuhan agar ada kompensasi terhadap dosa-dosa saya, amiin.

Halo dunia! 28 Oktober 2007

Posted by superbejo in Tidak terkategori.
1 comment so far

Ujian Nasional tahun 2007 telah berlalu, entah sukses secara Nasional atau tidak yang jelas Ujian Nasional 2007 menyisahkah berjuta bertanyaan. Bagi BSNP mungkin data Ujian Nasional begitu akurat, karena indikatornya adalah angka di atas kertas dengan sedikit analisis entah pakai SPSS atau perangkat lain. Tapi yang jelas BSNP belum punya teropong bagaimana proses Ujian Nasional yang sebenarnya di lapangan. Begitu yakinkah BSNP dengan Tim Independen ???

Yang jelas Tim Independen bukan malaikat, mereka adalah manusia biasa. Masikah UN 2008 memakai modus yang sama seperti tahun 2007???