Ketika Guru Bermetamorfosis Menjadi Monster 5 Desember 2008
Posted by superbejo in Tidak terkategori.trackback
Idealisme guru bisa terlihat ketika sang guru baru melaksanakan tugas sebagai guru, baik berupa: guru honorer, guru kontrak, atau guru CPNS.
Performa, kinerja dan dedikasi sang guru dapat tercermin sejak awal, dan dapat disimpulkan ketika sang guru tersebut alih fungsi sebagai tenaga fungsional.
Banyak mantan guru yang berhasil menduduki jabatan tinggi di negeri ini, akan tetapi sangat sedikit yang mengingat pengalaman pahitnya sebagai sebagai guru, hasilnya adalah mereka justeru mempressing kinerja guru, tanpa harus memperjuangkan nasib guru bahkan mereka mengambil keuntungan dari keringat para guru. Kacang lupa kulitnya??
Rupanya issu good government dan clean government hanyalah wacana bagi seseorang yang belum masuk policy cycle yang cenderung menghasikan good policy yang semu, padahal di dalam penuh dengan bad policy yang terselubung oleh kepalsuan dan bernuansa pengamanan kebijakan agar tidak diketahui oleh masyarakat.
Tak salah kalau orang bijak berkata “Kalau kita harus jujur, maka kita harus berbohong”. Bohong kepada Banwas, BPK maupun Jaksa. Namun kita tidak bisa membohongi Allah, bahkan kita selalu dimonitor oleh Allah dengan RoqibCam dan AtidCam secara otomatis.
Inilah yang disebut policy failure yang akan menghancurkan bangsa ini, karena mereka tidak tahu kapan mereka berkata benar atau kapan mereka berbohong.
Alangka baiknya kalau kepompong menjadi kupu-kupu, tetapi alangka jeleknya kalau guru menjadi monster.
mmmm…. tidak mudah memang… kadang idealisme akan termakan waktu dan kondisi… ikut arus atau melawan arus??? kadang jadi satu pilihan yang sangat sulit….
“posisi menentukan prestasi” kata itu mungkin sering di dengar waktu duduk dibangku sekolah/kuliah… ya… apalagi kalau saat ujian…saat diposisi “sulit/susah” idealisme berkobar-kobar, namun setelah di posisi “enak”… dimana ya idealisme dulu yang pernah berkobar…
WAKTU… betul…cuma waktu yang bisa menjawab apakah seekor ulat akan menjadi kepompong dan merubahnya menjadi kupu-kupu ataukah sang ulat akan dilahap oleh burung…tanpa tau apa rasanya menjadi kupu=kupu…
Alangkah mengejutkannya kalau seorang guru menjadi monster….berarti ada PROSES Waktu yang salah dan sangat salah sehingga guru bisa dan tiba-tiba berubah menjadi monster…..
Idealisme guru bisa terlihat ketika sang guru baru melaksanakan tugas sebagai guru, baik berupa: guru honorer, guru kontrak, atau guru CPNS….
baru dalam term ini sekitar berapa tahun ya pak? saya ‘baru’ di atas 10 tahun
tapi rasanya idealisme saya ga berubah tuh… mungkin karena saya hanya tertarik jadi guru dan belum tertarik punya ‘jabatan’ kali yah????
Guru bermetamorfosis jadi monster????
SANGAT MEMPRIHATINKAN. KENAPA??
Guru yang seharusnya jadi contoh, jadi panutan malah berubah orientasi karena kepentingan pribadi. Memang kita tidak bisa terlalu idealis tapi apakah harus mengorbankan hal-hal yang sudah menjadi prinsip ketika kita memilih untuk menjadi guru hanya karena suatu kepentingan. Tapi semuanya itu kembali ke diri kita masing2,karena setiap karakter & pandangan orang berbeda2.